NAIKNYA HARGA BBM
Komunitasjunalistik.blogspot.com, Jakarta – Setelah kebijakan
pemerintah menaikan harga bahan bakar minyak (BBM), Muncullah berbagai pendapat
dari kalangan masyarakat. pendapat baik dan buruknya tentang kenaikan harga BBM
tersebut langsung menyebar luas. Penolakan kenikan 2000 rupiah ini menjalar di
kalangan masyarakat ekonomi menengah hingga masyarakat ekonomi bawah dan
beberapa kalangan masyarakat ekonomi atas.
“Dampak dari adanya
kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) menurut seorang supir angkutan umum
yaitu masih standar, dan harga yang di naikan oleh pemerintah masih stabil atau
belum sesuai karena kalau minyak naik harga-harga yang lain pun menjadi ikutan
naik, sedangkan saat ini harga minyak sedang turun. Dengan adanya kenaikan
harga BBM tarif angkutan umum pun menjadi naik 1000 rupiah,” kata Ipung. Jumat
(28/11/2014)
Sedangkan menurut salah satu karyawan SPBU di daerah Jakarta
Selatan berpendapat bahwa “Dengan adanya kenaikan BBM menimbulkan effect
domino, yaitu semua menjadi ikutan naik mulai dari tarif transportasi dan
lain-lainnya. Dengan adanya kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) otomatis
pengeluaran menjadi bertambah. Setelah adanya kenaikan tidak ada kesulitan
untuk mendapatkan BBM,” ujar Dayat. Jumat (28/11/2014)
“Ray salah satu seorang mahasiswa berpendapat tidak setuju
dengan adanya kenaikan BBM, karena menurut dia sangat menyulitkan. Harga yang
di naikkan pun tidak sesuai, karena titik minyak di Indonesia sangat banyak.
Dan titik pusat pertamina ada kisaran 1700 titik, sedangkan di Indonesia
terdapat banyak titik pusat minyak tetapi kenapa di naikkan terus,” ujarnya.
Dengan adanya kenaikan harga BBM memberikan dampak terhadap
per-ekonomian di dalam kalangan masyarakat dan harga-harga bahan pokok akan
meningkat, biaya transportasi menjadi ikutan naik serta biaya yang di keluarkan
oleh seorang kepala rumah tangga akan lebih banyak dari sebelumnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar