Sabtu, 13 Desember 2014

SEPUTAR JAKARTA - KEUNIKAN KOTA TUA JAKARTA

Semarak pengamen unik meriahkan kawasan Kota Tua


Winda – KomunitasJurnalis
Kamis, 27/11/2014
Jakarta - Banyaknya pengunjung yang berdatangan ke wisata kota tua di Jl.Taman Fatahillah No 2, Jakarta Barat yang berada di lokasi strategis untuk di tempuh dan tidak di kenakan biaya masuk.

Selain wisata di kota tua ada salah satu yang membuat pengunjung merasa terhibur dengan adanya pengamen unik yang berada di kawasan tersebut. Pengamen unik yang sangat berbeda dengan pengamen pada umumnya.

Menurut Budi, salah seorang pengamen, tepatnya di Kawasan Kota tua, mengatakan adanya komunitas yang berdiri sejak tahun 2007.

 “Memiliki komunitas yang berdiri sejak tahun 2007 memiliki nama Kotu art. Yang diketuai oleh guntur, ” Ujar budi,salah seorang pengamen di kota tua, kamis (27/11/14).

Budi pun menyatakan, dari tahun 2009 beliau rela membagi waktunya untuk menghibur para pengunjung yang berdatangan ke wisata tersebut.

“Sejak tahun 2009 menghibur di tempat wisata ini dengan aksi duduk ambang. Meskipun ada pekerjaan lain selalu meluangkan waktu untuk menghibur pengunjung” terang, Budi.

Salah satu crew Kotu art, Mas menyatakan perlengkapan kostum yang digunakan dipesan dari toko tertentu dan ia pun berharap pemerintah peduli dengan seniman kecil.

“Alat dan Kostum dipesan dari toko tertentu. Kami belum memiliki tempat untuk berkumpul dan latihan jadi kalau pengen latihan didepan museum wayang. Kami berharap pemerintah memberikan tempat untuk para seniman kecil seperti kami, ”Tuturnya

Sementara pengunjung yang bernama Gesti mengatakan, merasa senang dan tertarik dari atraksi para pengamen yang berada di kawasan Kota tua.

“senang dan terhibur dengan adanya pengamen yang kreatif dan lebih senang memberikan uang dari pada ke pengamen yang hanya bernyanyi dan bermain musik,”Terangnya.


Dari pantauan KomunitasJurnalis, suasana diwisata Kota tua pengunjung sangat antusias menyaksikan dan meminta foto bersama pengamen unik tersebut.

KESEHATAN - BPJS

“BPJS Untuk Keluarga Indonesia”
Jakarta,- BPJS adalah Badan Penyelenggara Jaminan Sosial. BPJS ialah program pemerintah yang berhubungan dengan bidang kesehatan unuk masyarakat Indonesia.

Dari hasil wawancara dengan karyawan Klinik Siaga Medika Tebet yang melayani pasien berobat dengan kartu Bpjs, Kamis (27/11/2014)

BPJS sebagai alat bantu atau sistem untuk masyarakat  penghubung antara masyarakat dengan Puskesmas dan Rumah Sakit.

BPJS bisa di gunakan di Puskesmas, Klinik dan bahkan Rumah Sakit yang bekerja sama dengan pemerintah untuk rakyat Indonesia.

BPJS sebenarnya sama dengan kartu kesehatan yang lainya perannya sama, tapi Cuma peralihannya saja dari Jamsostek, KJS beralih ke kartu BPJS. Mungkin banyak kartu – kartu swasta yang lainnya, tetapi BPJS di peruntukan untuk masyarakat menengah kebawah saja. Ujar Hendri yang di wawancarai di depan klinik.

Bagaimana dengan pelayanan Bpjs di Puskesmas, Klinik, dan Rumah Sakit, apakah sudah efektif ?? Berikut wawancara dengan pengguna kartu Bpjs.

Menurut pengguna kartu Bpjs yang telah menggunakan kartu Bpjs untuk berobat ke Rumah Sakit atau Puskesmas pelayanannya sudah efektif dan sangat baik. Dia dan istrinya pernah berobat kerumah sakit bersama istrinya menggunakan BPJS.

Dia juga mengatakan keluarganya di kategorikan keluarga yang tidak mampu dan dia beralih ke kartu BPJS supaya bebannya tidak terlalu berat. Ujar Anwar yang di wawancarai oleh tim (1/12/2014).

Program pemerintah dengan adanya BPJS sudah baik tetapi perlu pelayanan yang lebih baik lagi demi kesejahteraan dan kesehatan masyarakat indonesia.


KESEHATAN - POSYANDU

“Sebulan Sekali Jatah Balita”
                 

Jakarta,- Posyandu (Pos Pelayanan Terpadu) di peruntukan untuk balita, ibu hamil dan ibu menyusui.

Di Komplek Pemadam Kebakaran, Jakarta Barat  ada 150 balita dari 4 RT di lingkungan komplek pemadam kebakaran dan 1 RT di luar komplek pemadam kebakaran.

Dari 150 balita hanya 70-80 balita saja yang datang ke posyandu setiap bulannya, tidak tahu alsannya kenapa hanya 70-80 balita saja yang datang, padahal penting untuk balita ke posyandu datang ke posyandu setiap bulannya.

Di Posyandu ibu –ibu bisa mengetahui asupan gizi yang baik untuk anak, berat badan anak dan perkembangan anak tersebut. Pihak posyandu juga mengasih penyuluhan kepada ibu – ibu bagaimana cara meberikan asupan gizi yang baik kepada anak dan jangan lupa tiap buan untuk menimbang karna dalam timbangan itu kita bisa mengetahui berat badan balita dan tentu saja ini semua harus wajib di lakukan. Ujar Sartono, Jumat (5/12/2014).

Ibu balita yang datang ke posyandu bisa mengatakan keluhannya tentang gizi balita, makanan balita, susu balita, berat badan balita dan tentu saja perkembangan balita.           
Dari hasil wawancara, ibu balita mengatakan keluhannya kepada posyandu tentang gizi, makanan, berat badan anak, susu anak dan perkembangan anak. Pelayanan posyandu di daerah komplek pemadam kebakaran baik dan memuaskan. Fasilitasnya juga sudah cukup lengkap, ada dokternya juga secara keseluruhan sudah lengkap. Ujar Nurhayati, Jumat (5/12/2014).


Balita harus mendapatkan fasilitas yang baik seperti makanan, susu dan yang lainnya. Karna balita generasi penerus bangsa dan harus  di perhatikan lebih baik lagi perkembangangan balita itu sendiri.

KESEHATAN - DEMAM BERDARAH

“Musim Hujan Datang, Demam Berdarah Pun Berkembang”


Jakarta,- Musim hujan telah menghampiri jakarta dan tentu saja banyak menyebabkan penyakit, salah satunya penyakit “Demam Berdarah” yang sering terjadi di kala musim hujan.

Dari keterangan Ketua RT 05 Taman Puring, Jakarta Selatan. Setidaknya ada 2 orang warganya yang terkena penyakit Demam Berdarah. Dia juga menyebutkan  bahwa di lingkungannya memang kurang bersih, seperti : saluran air yang kotor dan kebersihan lingkungannya juga tidak bersih.

Setelah kejadian penyakit demam berdarah itu menimpa warganya, Bahrudin langsung mengintruksikan warganya untuk kerja bakti membersihkan saluran air, membersihkan air pot kembang dan membersihkan lingkungan supaya penyakit demam berdarah tidak lagi menyebar di lingkungan RT 05 Taman Puring,

Dia juga mengatakan semua itu sudah terlaksana dan ibu – ibu jumantik juga melakukan jumat bersih di setiap hari jumatnya, untuk kedepannya lingkungan RT 05 Taman Puring, Jakarta Selatan, bisa mencegah penyakit demam berdarah dan kalau warganya juga bisa menjaga kebersihan. Ujar Bahrudin, Sabtu (6/12/2014).

Masyarakat pun langsung mengikuti instruksi dari Ketua RT untuk kerja bakti membersihkan saluran air dan membersihkan lingkungan terutama kebersihan di dalam rumah.
Dengan cara mebersihkan bak madi, dispenser, kulkas, pot bunga yang ada airnya seperti itulah cara Fitriyati mencegah penyakit demam berdarah. Anggota Jumantik juga menyebutkan ketua RT 05 Taman Puring selalu mengingatkan kepada warganya untuk menjaga kebersihan rumah masing –masing. Ujar Fitriyati, Sabtu (6/12/2014).

Seharusnya masyarakat lebih menjaga kebersihan lingkungan sekitar supaya tidak meyebabkan penyakit Demam Berdarah seperti yang telah terjadi di RT 05 Taman Puring, Jakarta Selatan.
“Penjelasan dari dokter Demam Berdarah itu termasuk penyakit virus, virus itu menyerang aliran darah  dan akan mempengaruhi proses aliran darah itu sendiri. Makanya demam berdarah itu harus melihat kadar trombosit, trombosit itu faktor pembekuan darah, orang yang terkena penyakit demam berdarah biasanya darahnya lebih encer dari pada orang normal atau yang tidak terkena penyakit dema berdarah. Lingkungan yang kotor  dan banyak genangan air di sana lah nyamuk demam berdarah bertelur  dan berkembang biak dan pada akhirnya menyebabkan manusia terkena penyakit demam berdarah.Ujar Dokter Medisa yang di wawancarai di klinik di daerah Tebet, Jakarta Selatan, Kamis (27/11/2014).


Masyarakat yang berada di daerah lain seharusnya bisa mempelajari kejadian yang menimpa RT 05 Taman Puring, Jakarta Selatan. Masyarakat lebih bisa menjaga kebersihan sekitar dan ingat kesehatan itu penting.

SEPUTAR JAKARTA - FESTIVAL DALANG BOCAH

Museum BI Gelar Festival Dalang Bocah dan Workshop



Winda – KomunitasJurnalis
Kamis, 27/11/2014

Jakarta - Diadakan festival dalang bocah pada tanggal 27-29 November yang di selenggarakan di Museum Bank Indonesia. Di adakannya event ini untuk mencari  bakat menjadi seorang dalang cilik anak Indonesia. Selain pemilihan dalang bocah diadakannya workshop pembuatan miniature dalang.

M.Beni selaku panitia, mengatakan yang mengikuti acara festival dalang cilik dari beberapa daerah.
“Yang mengikuti acara ini dari solo, bandung, dan Jakarta. Untuk pemilihan dalang cilik. terdapat beberapa boot yang menyediakan beberapa kerajian tangan miniatur wayang, kaos wayang, dan sebagainya” Terang panitia, M.Benni.

Pengrajin, karno mengatakan, ia diundang oleh pihak museum BI untuk melakukan workshop.
“saya diundang oleh yayasan museum indonesia ini untuk melakukan workshop dan memberikan pengatahuan untuk pengunjung yang ingin mengetahui cara pembuatan kerajinan wayang golek dan untuk mengembangkan generasi muda pengrajin Indonesia agar tidak hilang. Kami memiliki 100 orang pengrajin yang bisa menghasilkan karyanya untuk dipasarkan keseluruh Indonesia ataupun mancanegara. Dan di acara event Festival dalang cilik ini masyarakat bisa langsung menyaksikan proses pembuatannya,” pungkasnya.

“ semoga peminat wayang golek ini semakin banyak dan untuk pemesanannya semakin meningkat karena saya tidak mementingkan diri “saya sendiri melainkan untuk anak–anak pegrajin lainnya untuk mendapat job atau pesanan,” tambahnya.

Dengan adanya festival tersebut pengunjung menjadi banyak ingin mengetahui mengenai budaya Indonesia.
 “ semoga generasi muda memahami budaya Indonesia,” ujar, Dimas salah satu pengunjung di festival dalang bocah.


SEPUTAR JAKARTA - SEPEDA ONTEL



Wisata Sepeda Ontel Menjadi Ciri Khas Kota Tua


Winda – KomunitasJurnalis
Kamis, 27/11/2014

Jakarta – Pertama memasuki wisata kota tua pasti yang terlihat itu Sepeda ontelnya. Tempat wisata ini menjadi sangat terasa suasana kota tuanya dengan adanya sepeda ontel. Banyak pengunjung yang berkeliling di kawasan kota tua menggunakan sepeda ontel.

Raban, seorang pemilik sepeda ontel, mengatakan ia dan payugubannya sejak tahun 2008 menyewakan sepeda ontel di kawasan Kota tua.

“Sejak tahun 2008 saya dan Paguyuban sepeda ontel yang beranggota 37 anggota menyewakan sepeda di wisata kota tua dari pukul 10:00 sampai 18:00 Dari masing–masing anggota ada yang memiliki sepeda ontel sendiri dan ada yang di fasilitasi oleh paguyuban. Sampai saat ini sepeda ontel menjadi ciri khas di wisata kota tua karena sepeda ontel identik dengan kota tua, agar memudahkan pengunjung untuk berkeliling,”ujarnya.

Raban pun melanjutkan, dengan menyewakan sepada ontel ia bisa membiayai sekolah anaknya.

“Semoga dengan adanya sepeda ontel di kota tua ini dapat memajukan tempat wisata dan bisa membiayai sekolah anak-anaknya dan keperluan sehari-hari,” katanya.

Sementara itu beberapa pengunjung merasa senang dan bisa berkeliling merasakan keramaian dengan bersepeda.

“ Rela mengeluarkan biaya untuk menyewa sepada ontel yang berada di kota tua ini, karena dengan adanya sepeda ontel ini suasana kota tuanya sangat berasa dan bisa berkeliling merasakan suasana keramaian dengan bersepeda,” ujar, Indah salah seorang penyewa sepeda.

Senada dengan indah, pengunjung lainya yang bernama Nia, mengatakan setuju wisata sepeda ontel menjadi ciri khas kota tua.

“ setuju, pokonya setuju aja,” ungkapnya.

Dari pantauan KomunitasJurnal, kawasan wisata kota tua sangat ramai dikunjungi oleh wisatawan lokal dan mancanegara.


HUKUM - Penerapan Buku Point

Penerapan Buku Point Di SMAN 10 Tangsel


Tangerang Selatan – Penerapan buku point di SMA Negeri 10 Tangsel sudah terlaksana, buku point digunakan sebagai pedoman jika ada siswa yang melanggar peraturan tata tertib di sekolah tersebut. Kedisiplinan dan ketertiban di lingkungan sekolah memang sangatlah penting, Oleh sebab itu perlu diatur dalam sebuah tatanan yang disebut dengan tata tertib sekolah.

Kamis (4/12/14), Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan Muklas S.Pd mengatakan “diadakan tata tertib di SMAN 10 ini dibuat untuk mengatur pelaksanaan di sekolah, ketertiban anak biar seragam untuk menyatukan satu pandangan dan kerapihan anak-anak.”

Salah satu contoh peraturan tata tertib yang wajib dipatuhi oleh seluruh siswa SMA Negeri 10 ini adalah Siswa diwajibkan memakai pakaian yang sesuai dengan peraturan sekolah.

“Ya, Wajib. eee.. dibuat aturan yang sama setiap anak harus atau wajib mengikuti aturan yang telah ditentukan, wajib berpakaian yang rapi sesuai dengan ketentuan sekolah,” terang Muklas S.pd kepada jurnalis di kantornya.
Disisi lain laki-laki berjenggot putih itu menengaskan “Jika ada anak yang melanggar akan mendapatkan point point pelanggaran, nah didalam buku peraturan sekolah disitu ada beberapa point yang wajib dinilai, setiap anak yang melanggar harus ditindak / diberi point.”

Guru Bimbingan Konseling juga berperan dalam penerapan buku point, Koesoemastoeti S.Pd selaku guru BK mengatakan “Peran ibu dalam buku point, pertama apabila ada siswa yang melanggar itu ada kaitannya dengan point pertama kali adalah guru piket yang menangani kemudian anak itu diserahkan ke walikelasnya terlebih dahulu, dan mungkin ada yang bisa dibantu maka larilah penangannya ke guru BK. Apabila guru BK sudah menangani dan tentunya tidak ada perubahan maka ada ketentuan-ketentuan tertentu yang harus diberikan kepada siswa tersebut.”

Buku point di sekolah tersebut digunakan sebagai pedoman peraturan tata tertib, jika ada yang melanggar peraturan siswa akan dikenakan sanksi yang sesuai dengan buku point. Saat diminta tanggapan terkait peraturan tata tertib di sekolah, Zsazsa siswa kelas XII mengatakan “pernah melanggar peraturan sekolah, contohnya ngga pake gesper, terus bajunya ngga rapih, hukumannya dapet 2 point.”


Penerapan buku point seharusnya diterapkan dan diperketat lagi diseluruh sekolah agar siswa-siswinya bisa lebih tertib dan disiplin, karena ketertiban dan kedisiplinan dilingkungan sekolah memang sangatlah penting.